๐งญ 1. Pemberitahuan Kedatangan Kapal (Pre-Arrival Notification)
Risiko/Kegagalan:
-
Informasi kedatangan kapal tidak akurat atau terlambat.
-
Data manifest tidak sesuai dengan muatan aktual.
-
Sistem komunikasi antar shipping line dan terminal terganggu.
Dampak:
Gangguan jadwal operasi, penumpukan kapal (congestion), alokasi crane dan yard tidak optimal.
โ 2. Sandar Kapal (Berthing)
Risiko/Kegagalan:
-
Keterlambatan kapal sandar karena antrian atau cuaca buruk.
-
Kesalahan manuver kapal saat merapat ke dermaga.
-
Koordinasi yang buruk antara pilot, kapal tunda, dan operator pelabuhan.
Dampak:
Kerusakan fasilitas dermaga, keterlambatan operasi, biaya sandar meningkat.
๐๏ธ 3. Persiapan Peralatan dan SDM
Risiko/Kegagalan:
-
Peralatan bongkar muat tidak siap atau mengalami kerusakan teknis.
-
Kekurangan tenaga kerja atau petugas yang tidak kompeten.
-
Jadwal kerja tidak sinkron dengan kedatangan kapal.
Dampak:
Idle time tinggi, produktivitas rendah, peningkatan biaya operasional.
๐ฆ 4. Bongkar Kontainer dari Kapal ke Dermaga
Risiko/Kegagalan:
-
Kesalahan pengangkatan atau penurunan kontainer oleh crane.
-
Kontainer jatuh atau terguling karena kunci twistlock tidak dilepas.
-
Ketidaksesuaian kontainer yang dibongkar dengan manifest.
Dampak:
Kecelakaan kerja, kerusakan barang, gangguan operasi.
๐ 5. Pemeriksaan dan Pencatatan (Checking & Tallying)
Risiko/Kegagalan:
-
Data kontainer salah dicatat (nomor, kondisi, posisi).
-
Sistem digital tidak sinkron dengan catatan lapangan.
-
Hilangnya dokumen pendukung.
Dampak:
Kesalahan dalam penempatan kontainer, dispute dengan pemilik barang.
๐งฑ 6. Penempatan Kontainer ke Lapangan Penumpukan (Stacking)
Risiko/Kegagalan:
-
Kontainer diletakkan di slot yang salah.
-
Kecelakaan saat pengangkutan atau stacking (tertabrak, terguling).
-
Overstacking melebihi kapasitas yard.
Dampak:
Kesulitan saat pengambilan (retrieval), risiko kerusakan kontainer, kemacetan di yard.
๐งพ 7. Customs Clearance dan Administrasi
Risiko/Kegagalan:
-
Dokumen bea cukai tidak lengkap atau terlambat.
-
Sistem INSW/SIMPONI mengalami gangguan.
-
Ketidaksesuaian antara sistem terminal dan bea cukai.
Dampak:
Penundaan pengeluaran barang, denda storage, konflik dengan pengguna jasa.
๐ 8. Pengambilan oleh Pengguna Jasa (Gate Out)
Risiko/Kegagalan:
-
Truk tidak sesuai dengan data pengambilan.
-
Sistem gate tidak dapat memverifikasi dokumen.
-
Kemacetan di pintu keluar akibat antrean.
Dampak:
Kontainer tertahan di pelabuhan, ketidakteraturan distribusi logistik.
๐ก Catatan Tambahan:
Setiap risiko tersebut dapat dinilai lebih lanjut dengan metode FMEA, dengan penilaian Severity, Occurrence, dan Detection untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) dan menetapkan prioritas mitigasi.
