Judul
Penulisan judul penelitian yang baik sangat penting karena merupakan representasi pertama dari isi dan fokus penelitian. Berikut adalah tata cara penulisan judul penelitian yang baik:
✅ 1. Jelas dan Spesifik
Judul harus menggambarkan fokus utama penelitian secara jelas tanpa menimbulkan ambiguitas. Hindari istilah yang terlalu umum.
Contoh yang baik:
Analisis Pengaruh Pelatihan Digital Marketing terhadap Peningkatan Penjualan UMKM di Surabaya
✅ 2. Singkat tapi Informatif
Idealnya terdiri dari 10–15 kata. Hindari kalimat panjang atau istilah teknis yang tidak perlu.
Kurang baik:
Sebuah Penelitian tentang Upaya Meningkatkan Penjualan Produk Melalui Berbagai Strategi Pemasaran Modern yang Berbasis Digital di Kota-Kota BesarLebih baik:
Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Penjualan Produk di Kota Besar
✅ 3. Mencerminkan Variabel Penelitian
Jika penelitian kuantitatif, judul sebaiknya mencakup variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen).
Contoh:
Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Ritel
✅ 4. Menyebutkan Objek atau Lokasi Penelitian (Opsional tapi Disarankan)
Menambahkan lokasi dapat membantu menunjukkan konteks spesifik.
Contoh:
Efektivitas Program Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Kota Denpasar
✅ 5. Hindari Singkatan dan Akronim yang Tidak Umum
Jika singkatan digunakan, pastikan sudah umum atau ditulis lengkap dulu.
Kurang baik:
Pengaruh CSR terhadap Citra PerusahaanLebih baik:
Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Citra Perusahaan
✅ 6. Gunakan Bahasa Ilmiah
Hindari penggunaan kata-kata yang bersifat subjektif atau emosional seperti “luar biasa”, “terbaik”, “buruk sekali”.
✅ 7. Hindari Kata Tanya
Judul penelitian bukan berupa pertanyaan, melainkan pernyataan informatif.
❌ Apakah Pelatihan Meningkatkan Kinerja Karyawan?
✅ Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan
✅ 8. Gunakan Kapitalisasi yang Tepat
Biasanya kapitalisasi mengikuti judul ilmiah (title case) atau huruf kecil semua kecuali huruf pertama (sentence case), tergantung gaya penulisan yang diikuti (APA, MLA, dll).
